Jakarta – CATL berhasil mengerahkan robot humanoid yang diberi nama Moz untuk lini produksi baterainya. Hal tersebut merupakan implementasi skala besar pertama di dunia robot humanoid dalam memproduksi paket baterai energi baru dan telah beroperasi di pabrik CATL Tiongkok.

Moz dikembangkan oleh Spirit AI, sebuah perusahaan robotik dalam ekosistem CATL dan ditenagai oleh baterai yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan.

Dikutip dari laman Carnewschina, Minggu (21/12/2025), Moz mampu melakukan pekerjaan kompleks, seperti menyambungkan konektor baterai dengan tegangan tinggi.

Hal tersebut menandai tonggak penting dalam penerapan AI yang terintegrasi dalam manufaktur cerdas.

Robot humanoid Moz dilengkapi dengan model bahasa aksi yang menunjukkan persepsi lingkungan dan generalis tugas yang kuat.

Tak hanya itu, CATL juga mengungkapkan, Moz sudah diterapkan dalam proses pengujian fungsional akhir yang penting untuk paket baterai sebelum pengiriman, yaitu proses End of Line (EOL) dan Direct Current Resistance (DCR).

Proses tersebut sebelumnya membutuhkan tenaga manusia untuk menghubungkan secara tepat steker uji yang membawa ratusan volt ke lokasi tertentu pada paket baterai.

Proses yang sangat fatal karena berisiko menimbulkan percikan api tegangan tinggi dan inkonsistensi dalam efisiensi dan kualitas.

“Moz telah menjadi anggota yang sangat diperlukan dalam lini produksi kami, selain tugas utamanya, ia secara otomatis mendeteksi status koneksi rangkaian kabel, segera melaporkan anomali untuk mengurangi tingkat kerusakan, dan secara proaktif beralih ke mode inspeksi di antara operasi,” ujar CATL.

Tiga Bidang Utama yang Diunggulkan Moz

Lebih lanjut, CATL menjelaskan tiga bidang utama yang diunggulkan oleh Moz, yaitu:

1. Adaptasi presisi, di mana Moz dapat menyesuaikan diri terhadap penyimpangan posisi material yang masuk dan perubahan titik sambungan secara terus-menerus. Hal tersebut guna memosisikan postur operasional secara real time.

2. Pengoperasian fleksibel, di mana saat memasukkan dan melepas rangkaian kabel, Moz secara dinamis menyesuaikan kekuatannya agar koneksi kabelnya tetap terjaga tanpa merusak komponen lain.

3. Efisiensi dan Dapat diandalkan, dengan mempertahankan tingkat keberhasilan koneksi di atas 99 persen, dan efisiensi operasional yang setara dengan manusia professional.

Tak main-main, Moz menunjukkan peningkatan beban kerja harian hingga tiga kali lipat secara konsisten dan stabilitasnya yang luar biasa saat menghadapi produksi baterai berkelanjutan dari berbagai model paket baterai.

Melalui hal tersebut, CATL mengkoordinasikan berbagai departemennya untuk melakukan riset mendalam tentang lini produksi baterai dan bersama-sama merumuskan rencana pengembangan dengan implementasi praktis ala robot humanoid.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *