Jakarta – Transportasi umum bus listrik dinilai lebih bermanfaat untuk mengurangi kemacetan sekaligus menurunkan emisi karbon di Jakarta. Inisiatif Strategis Transportasi (Instran) mengukur bus sebagai transportasi publik mampu mengurangi kemacetan daripada kendaraan pribadi seperti motor dan mobil.

Dilansir dari laman Antara, Pendiri Instran, Ki Darmaningtyas, mengungkapkan subsidi bus listrik lebih bermanfaat ketimbang transportasi pribadi.

“Saya titip ke teman-teman jurnalis untuk disuarakan bahwa mensubsidi bus listrik jauh akan lebih bermanfaat bagi publik daripada mobil dan motor listrik,” kata Darmaningtyas.

Kendaraan listrik pribadi memang rendah emisi karbon dan mendukung keberlanjutan. Namun, motor dan mobil listrik yang jumlahnya semakin banyak, justru akan menambah kemacetan di jalan.

“Tapi kalau subsidi motor atau mobil listrik, pasti akan menambah kemacetan. Memang polusinya berkurang, tetapi kemacetannya akan bertambah,” sambungnya.

Senada dengan pernyataan mengurangi kemacetan dan mendukung layanan transportasi publik tersebut, Dinas Perhubungan menambah 200 unit bus listrik Transjakarta dan Transjabodetabek pada 2025 lalu.

Dengan tambahan tersebut, jumlah total bus listrik yang dioperasikan Transjakarta kini mencapai 300 unit.

Hal tersebut juga sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan transportasi publik di Jakarta dan kota-kota penyangganya.

Bus Listrik sebagai Mobilitas Berkelanjutan

Tak hanya itu, pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menargetkan seluruh armada bus Transjakarta akan berbasis listrik pada 2030 mendatang.

Hal tersebut sebagai wujud nyata Jakarta dalam mencapai emisi nol (Net Zero emission) pada 2050.

Transportasi publik yang berorientasi dan berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan tentu penting mengingat Jakarta sebagai kota besar yang merupakan role model dalam pengembangan.

Pasalnya, penggunaan bus listrik merupakan visi Jakarta dalam mewujudkan mobilitas berkelanjutan dengan mengajak masyarakat beralih ke transportasi publik ramah lingkungan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *