Salah satu langkah yang paling efektif untuk menjaga kabin tetap bersih saat membawa hewan adalah melindungi area yang paling rentan terkena bulu, noda, atau kotoran. Para pemilik kendaraan wajib untuk selalu menggunakan pelindung jok dan alas kaki yang khas sebelum hewan masuk ke dalam kabin.
Pelindung jok berbahan tahan air atau material sintetis yang mudah dibersihkan sangat membantu dalam mencegah bulu dan noda menempel langsung pada jok asli mobil.
Pelindung ini dapat dilepas dan dicuci sesudah digunakan sehingga mempermudah pemeliharaan kebersihan. Tanpa pelindung, bulu hewan rentan menempel di serat jok dan dapat bertahan bahkan setelah dikeringkan atau disentuh, sehingga memerlukan usaha tambahan untuk membersihkannya.
Selain jok, area alas kaki juga perlu dilindugi. Alas kaki yang mudah dilepas dan dibersihkan dapat mencegah kotoran dari cakaran hewan yang akan menempel pada karpet asli kabin. Alas kaki khusus ini akan mudah dibersihkan hanya cukup dikocok, disedot vakum, atau dicuci, dibandingkan harus mencuci seluruh karpet mobil yang lebih rumit.
Pelindung jok dan alas kaki juga bisa membantu mencegah kerusakan fisik, seperti goresan kuku yang bisa terjadi saat hewan bergerak atau naik turun. Dengan memasang perlindungan ini sebelum perjalanan dimulai, pemilik kendaraan dapat mengurangi tingkat kotoran dan meminimalkan usaha pembersihan setelah perjalanan.
Siapkan Kebiasaan Membersihkan Hewan Sebelum Masuk Mobil
Langkah lainnya yang bisa dilakukan dengan membersihkan hewan terlebih dahulu sebelum dibawa masuk ke mobil. Sebelum memulai perjalanan, usahakan menyikat atau mengelap bulu hewan peliharaan untuk mengurangi bulu dan debu yang terbawa masuk ke kabin.
Bulu hewan, terutama dari jenis berbulu lebat, cenderung mudah rontok dan menempel pada permukaan dalam mobil.
Dengan melakukan langkah sederhana seperti menyikat hewan di luar mobil sebelum masuk, jumlah bulu yang terbawa masuk ke kabin bisa berkurang secara signifikan. Ini membantu meminimalkan pembersihan setelah perjalanan dan mencegah akumulasi bulu di area jok maupun lantai mobil.
Selain itu, pastikan tubuh hewan dalam keadaan kering dan basah dari tanah atau kotoran luar sebelum dibawa masuk. Mengelap kaki atau perut hewan yang kotor dapat meminimalkan jejak kotoran di interior mobil.
Langkah ini juga penting saat hewan baru saja keluar dari area outdoor seperti taman, kebun, atau area bermain, di mana kemungkinan bulu dan debu melekat pada tubuh hewan lebih besar.
Kebiasaan sederhana ini ternyata bisa berdampak besar terhadap kebersihan kabin secara keseluruhan. Mengambil sedikit waktu untuk membersihkan hewan sebelum perjalanan membantu menjaga interior tetap rapi dan mengurangi kebutuhan pembersihan berat setelah sampai ke tujuan.
Siapkan Alat Pembersih di Dalam Mobil
Sangat disarankan juga kepada pemilik kendaraan untuk menyiapkan alat pembersih di dalam mobil terlebih dahulu, semacam persiapan jangka panjang agar siap kapan pun ketika dibutuhkan.
Alat-alat ini sangat membantu saat hewan meninggalkan bulu, tetesan air liur, atau bekas kotoran yang tidak terduga selama perjalanan.
Beberapa alat pembersih yang bisa disimpan antara lain tisu basah, vacuum portable, kuas kecil, atau kemoceng microfiber.
Tisu basah berguna untuk membersihkan noda atau bekas air liur, sedankan vacuum portable bisa membantu mengangkat bulu hewan yang menempel pada kain jok atau karpet dengan cepat.
Hindari penggunaan alat besar di dalam kabin karena ruang terbatas; vacuum portable yang compact akan lebih efektif.
Penggunaan kuas kecil juga membantu membersihkan area-area sempit seperti sela jok atau lipatan karpet yang sering menjadi tempat menumpuknya bulu hewan.
Sementara itu, kemoceng microfiber sangat efektif untuk menyapu permukaan luas secara cepat tanpa membuat bulu berterbangan ke udara kabin.
Menyiapkan alat-alat ini di dalam kendaraan akan memberikan keuntungan besar saat harus menghadapi situasi mendadak. Daripada baru membersihkan setelah perjalanan selesai yang bisa memakan waktu dan tenaga lebih besar.
Komentar