lanjut Ernando, untuk proses pengirimannya sendiri, sudah dilakukan sejak pekan terakhir Februari 2026. Namun, untuk target 6.500 unit inden ini, pemenuhannya kemungkinan besar bisa selesai pada April 2026. Namun, untuk Februari lalu, sudah ada sekitar 2.000 unit yang terkirim.
“Terima kasih supportnya, dari produksi pada Februari 2026, 2.000 unit customer sudah bisa menikmati Veloz Hybrid untuk mudik Lebaran,” tambah Ernandi.
Sebagai informasi, New Veloz Hybrid EV menggunakan mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.500 cc dengan sistem Series Parallel Hybrid menggunakan Power Split Device yang telah dipatenkan Toyota secara internasional.
Sistem hybrid ini memungkinkan pengendara merasakan pengalaman berkendara yang powerful, tapi senyap, serta perpindahan energi yang seamless antara mesin bensin dan motor listrik.
Selain itu, model ini dapat menghasilkan tenaga maksimum hingga 111 PS, yang berasal dari mesin bensin sebesar 91 PS pada 5.500 rpm serta tambahan daya sebesar 80 PS dari motor listrik. Mobil Full Hybrid EV satu-satunya di market Low MPV ini sekarang dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp 303 juta.
Komentar