Jakarta – Industri kendaraan listrik global kembali menyoroti kinerja Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL). Produsen baterai terbesar di dunia ini mencatatkan performa keuangan sangat kuat sepanjang 2025, sekaligus mempertegas dominasinya di pasar baterai kendaraan listrik global.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada 9 Maret 2025, CATL berhasil membukukan lonjakan pendapatan dan laba bersih yang signifikan, didorong oleh permintaan baterai kendaraan listrik yang terus meningkat di berbagai pasar dunia.
Mengutip laporan yang dilansir Antara dan Carnewschina, CATL mencatatkan pendapatan tahunan sebesar 423,7 miliar yuan atau sekitar Rp1 kuadriliun pada 2025. Angka tersebut meningkat 17,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham mencapai 72,2 miliar yuan atau sekitar Rp176,16 triliun, naik tajam 42,28 persen secara tahunan.
Besarnya keuntungan tersebut menegaskan posisi CATL sebagai salah satu pemain paling menguntungkan dalam ekosistem kendaraan listrik global.
Menariknya, laba bersih sekitar 10 miliar dolar AS ini diperkirakan bahkan melampaui total laba tahunan gabungan produsen mobil besar asal Tiongkok, termasuk BYD, Geely, SAIC Motor, Changan Automobile, hingga Great Wall Motors.
Selain dari sisi penjualan, CATL juga terus memperkuat inovasi melalui investasi besar di bidang riset dan pengembangan (R&D).
Pada 2025, perusahaan menggelontorkan dana 22,15 miliar yuan atau sekitar Rp54 triliun untuk R&D. Nilai tersebut meningkat 19,02 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan setara dengan 5,23 persen dari total pendapatan perusahaan.
Saat ini, CATL memiliki 22.901 tenaga kerja yang fokus pada riset dan pengembangan, menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mempertahankan keunggulan teknologi baterai.
Dari sisi produksi, CATL juga mencatatkan capaian baru sepanjang 2025.
Perusahaan melaporkan kapasitas produksi baterai lithium mencapai 772 GWh, dengan total pengiriman baterai sebesar 661 GWh. Angka tersebut menunjukkan tingginya permintaan baterai untuk kendaraan listrik di berbagai pasar global.
Selain itu, CATL juga mengungkapkan bahwa pengembangan baterai solid-state terus berjalan stabil, meski perusahaan masih berhati-hati dalam mempublikasikan detail teknologi tersebut.
Sebagai pemasok baterai utama industri otomotif global, CATL memasok produk baterainya ke sejumlah produsen mobil ternama.
Beberapa di antaranya termasuk Tesla, BYD, Hyundai Motor Company, Ford Motor Company, hingga BMW.
Kontribusi pasar internasional juga tetap kuat. Sepanjang 2025, pendapatan luar negeri CATL menyumbang lebih dari 30 persen dari total pendapatan perusahaan.
Secara rinci, pendapatan domestik mencapai 294,06 miliar yuan atau sekitar Rp717,7 triliun, setara 69,40 persen dari total pendapatan dengan margin laba kotor 24 persen.
Komentar