Jakarta – PT Toyota Astra Motor (TAM) masih mempertahankan dominasinya di pasar mobil Indonesia. Sepanjang 2025, jenama asal Jepang ini mencatat pangsa pasar sekitar 31,2 persen, dengan penjualan wholesales lebih dari 250 ribu unit

“Kalau dikonversi menjadi market share (pangsa pasar), masih di atas 30 persen, artinya satu dari tiga mobil di Indonesia pada 2025 masih Toyota,” ujar Direktur Marketing PT TAM, Jap Ernando Demily.

Lanjut Ernando, capaian tersebut jugamencerminkan posisi kuat perusahaan di industri otomotif nasional. Dengan pangsa pasar di atas 30 persen, kontribusi penjualan Toyota terhadap total pasar mobil Indonesia masih tergolong signifikan.

Secara volume, penjualan wholesales Toyota sepanjang 2025 tercatat melampaui 250 ribu unit.

Angka ini menegaskan bahwa permintaan terhadap kendaraan merek tersebut tetap tinggi meskipun pasar otomotif nasional mengalami berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir.

Tak hanya mengandalkan pasar domestik, kinerja ekspor kendaraan Toyota dari Indonesia juga menunjukkan perkembangan positif.

Sejak 1987 hingga 2025, total ekspor kendaraan yang diproduksi di Indonesia telah mencapai sekitar 3,15 juta unit dan dikirim ke sekitar 100 negara di berbagai kawasan dunia.

Indonesia sendiri telah lama menjadi salah satu basis produksi penting bagi Toyota di kawasan.

Selain memenuhi kebutuhan pasar lokal, fasilitas manufaktur di Tanah Air juga berperan sebagai hub ekspor kendaraan ke berbagai negara, memperkuat posisi industri otomotif nasional dalam rantai pasok global.

Strategi Perusahaan

Di sisi lain, perusahaan juga mulai mengarahkan strategi pada pengembangan kendaraan elektrifikasi serta peningkatan tingkat komponen lokal.

Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan tren industri otomotif yang semakin mengarah pada teknologi ramah lingkungan.

Dengan jaringan ratusan outlet dan ribuan toko suku cadang di seluruh Indonesia, Toyota terus memperkuat layanan purnajual guna menjaga loyalitas pelanggan.

Dukungan infrastruktur tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu perusahaan mempertahankan posisinya di pasar otomotif nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *